robby-syahputra_20161220_143701

Pilkada 2017 – APK Foto Hasan Tiro Harus Diturunkan

BANDA ACEH – Semua baliho atau alat peraga kampanye (APK) lainnya milik pasangan calon gubernur Aceh, Muzakir Manaf-TA Khalid yang memasang foto almarhum Tgk Hasan Tiro harus diturunkan. Hal itu menyusul keluarnya rekomendasi Panwaslih Aceh yang menyatakan baliho bergambar deklarator Gerakan Aceh Merdeka (GAM) itu melanggar PKPU Nomor 12 Tahun 2016.

Komisioner KIP Aceh, Robby Syahputra yang diwawancarai Serambi, Senin (19/12) mengatakan, jika memang undang-undang telah menyebutkan baliho dengan gambar almarhum Tgk Hasan Tiro itu melanggar aturan, berarti harus segera diturunkan. “Jika memang itu dilarang, ya harus segera diturunkan, karena itu kan perintah undang-undang. Selama itu tidak dibolehkan, tentunya itu harus ditertibkan,” kata Robby.

Sebagaimana diberitakan, Panwaslih Aceh telah mengeluarkan surat rekomendasi dan menyatakan pemasangan foto Hasan Tiro di baliho menyalahi aturan dan melanggar Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 12 Tahun 2016 tentang Perubahan PKPU Nomor 7 Tahun 2015 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati dan/atau Wali Kota/Wakil Wali Kota, Pasal 24 ayat 1, 2, 2a, 3 dan 4.

Larangan tersebut disebutkan pada ayat 2a yang berbunyi; desain dan materi bahan kampanye yang difasilitasi oleh KPU Provinsi/KIP Aceh atau KPU/KIP kabupaten/kota maupun yang dicetak oleh pasangan calon sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 ayat 1, 2, dan 3 dilarang mencantumkan foto atau nama presiden dan wakil presiden Republik Indonesia dan/atau pihak lain yang tidak menjadi pengurus partai politik.

Rekomendasi yang dikeluarkan Panwaslih Aceh tersebut, menjawab laporan tim pemenangan Zakaria Saman-T Alaidinsyah (ZAKAT) yang melaporkan pasangan Mualem-TA Khalid kepada Panwaslih Aceh, karena memasang foto-foto Hasan Tiro, Abdullah Syafi’i, termasuk foto Malik Mahmud Al-Haythar sebagai Wali Nangroe pada baliho dan APK lainnya.

Terhadap rekomendasi itu, KIP Aceh diminta Panwaslih Aceh untuk menyurati pasangan Muzakir Manaf-TA Khalid untuk mematuhi semua perundang-undangan yang berlaku untuk pembuatan APK. Dengan kata lain, Panwaslih juga meminta pasangan calon dimaksud–melalui KIP Aceh– untuk segera menertibkan APK bergambar almarhum Tgk Hasan Tiro dan almarhum Tgk Abdullah Syafi’i.

“Jadi, besok (hari ini-red), kita (KIP Aceh) akan menyurati pasangan calon tersebut. Tadi sudah dibuat tapi tidak selesai dan akan kita tindaklanjuti besok. Secara lisan kita tetap menyampaikan, dan secara administrasi atau surat juga disampaikan,” kata Robby Syah Putra.

Robby mengatakan, selaku penyelenggara, pihaknya sudah pasti menindaklanjuti rekomendasi yang telah dikeluarkan oleh Panwaslih Aceh. KIP Aceh akan meminta pasangan dimaksud untuk segera menurunkan baliho yang tidak dibolehkan itu. “Setelah disurati 1×24 jam tidak diturunkan oleh tim pasangan calon, mungkin akan ada mekanisme lain, itu mungkin Panwaslih nanti yang berkoordinasi. Kita hanya menindaklanjuti rekomendasi itu saja,” sebut Robby.

Bukan hanya pasangan Muzakir Manaf-TA Khalid, Robby mengatakan, kemungkinan pihaknya akan menyurati semua pasangan calon terkait hal itu, meminta tidak membubuhkan gambar atau foto-foto orang di luar struktur partai pengusung. Hal itu, kata Robby, bertujuan untuk pencegahan kepada semua calon, agar hal yang sama tidak terjadi lagi, apalagi masa kampanye masih panjang.

Sudah dicetak
Kepada Serambi, Robby mengatakan, saat ini semua APK milik enam pasangan calon gubernur Aceh telah dicetak, termasuk APK milik Muzakir Manaf-TA Khalid dan Zakaria Saman-T Alaidinsyah yang sempat tertahan karena polemik kesamaan desain beberapa waktu lalu.

“Semuanya sudah oke, tidak ada masalah lagi. Keduanya juga sudah menyerahkan desain terbaru dan sudah dicetak APK-nya, insya Allah nanti Kamis kita rencanakan semua APK sudah di kabupaten/kota dan langsung diserahkan atau dipasang,” pungkas Robby Syah Putra

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *