600 Unit Telah Diproduksi, Drone Tempur Turki Bayraktar TB2 Raih 750.000 Jam Terbang

600 Unit Telah Diproduksi, Drone Tempur Turki Bayraktar TB2 Raih 750.000 Jam Terbang

Baykar Makina pada 11 Desember 2023 merayakan pencapaian penting dalam pengembangan dan produksi drone tempur (UCAV) Bayraktar TB2, yakni dengan telah tercapainya 750.000 jam terbang pada drone Bayraktar TB2. Baykar Tech menyebut bahwa Bayraktar TB2 menjadi drone buatan dalam negeri yang menghabiskan waktu terlama di langit Turki, mendekati satu juta jam terbang.

Dikembangkan oleh Baykar Makina, Bayraktar TB2 memasuki layanan Angkatan Bersenjata Turki (TSK) pada tahun 2014. Dan satu tahun kemudian, Bayraktar TB2 mulai dipersenjatai. Saat ini TB2 dioperasikan oleh TSK, Komando Umum Gendarmerie, Kepolisian Nasional Turki, dan Organisasi Intelijen Nasional (MIT). Baykar Makina menyebut Bayrakyar TB2 telah terlibat aktif dalam operasi kontra-terorisme di dalam dan luar negeri sejak tahun 2014.

Baykar Makina telah mengembangkan sistem perangkat lunak dan perangkat keras paling berharga di bidang kendaraan udara tak berawak dengan tim insinyur Turki sejak awal tahun 2000-an, dan diakui sebagai salah satu perusahaan teknologi terkemuka di dunia dengan kekuatan teknik di 13 disiplin ilmu berbeda.

Komponen penting, desain, dan perangkat Bayraktat TB2 dikembangkan secara nasional dan independen oleh Baykar Makina, diproduksi dengan tingkat partisipasi industri dalam negeri (TKDN) yang memecahkan rekor sebesar 93 persen di Pusat Teknologi Nasional Özdemir Bayraktar di Istanbul.

Pada 16 Juli 2019, Bayraktar TB2 mencetak rekor dengan terbang selama 27 jam 3 menit terus menerus dalam kondisi geografis dan iklim yang menantang seperti suhu tinggi dan badai pasir selama demonstrasi penerbangan di Kuwait. Di kemudian hari, Bayraktar TB2 terus beroperasi dalam segala kondisi cuaca, termasuk panas gurun, dingin yang membekukan, salju, dan badai, dari Eropa hingga Afrika.

Dengan 750 ribu jam terbang, Bayraktar TB2 telah mencetak sejarah dalam penerbangan Turki, menyandang gelar pesawat yang berhasil melayani militer Turki untuk waktu yang paling lama.

Melalui proses yang kompetitif, Baykar Makina melampaui pesaingnya dari Amerika Serikat, Eropa, dan Cina, dan memulai tahun 2023 dengan kontrak ekspor Bayraktar TB2 senilai US$370 juta yang ditandatangani dengan Kementerian Pertahanan Kuwait. Dengan ekspor ke Rumania, Bayraktar TB2 memasuki inventaris empat negara anggota NATO dan dua negara anggota Uni Eropa.

Saat ini, sekitar 600 unit Bayraktar TB2 telah berhasil dibuat Baykar Tech dengan kapasitas produksi perakitan satu unit TB2 per hari.

CATEGORIES
TAGS
Share This