7 Kebenaran yang Terungkap dari Kuburan Massal dalam Wilayah Gaza

7 Kebenaran yang Terungkap dari Kuburan Massal dalam Wilayah Gaza

GAZA – Pekerja darurat Palestina terus menemukan kuburan massal pada lalu sekitar tiga rumah sakit pada Jalur Gaza, beberapa bulan setelahnya pasukan tanah Israel mengepung mereka, mengklaim bahwa kuburan yang dimaksud digunakan sebagai pusat komando Hamas.

Lebih dari 500 jenazah telah terjadi ditemukan lalu para pejabat Palestina mengemukakan beberapa dalam antaranya menunjukkan tanda-tanda mutilasi lalu penyiksaan yang digunakan merupakan kejahatan perang. Militer negara Israel menolak tuduhan yang dimaksud lalu menyebutnya “tidak berdasar”, dengan memaparkan bahwa jenazah-jenazah yang dimaksud dikuburkan oleh warga Palestina selama pertempuran antara pasukan tanah Israel dan juga gerakan Hamas pada wilayah tersebut.

PBB, Amerika Serikat, dan juga Uni Eropa sudah pernah menyerukan penyelidikan independen untuk menentukan kebenaran juga melakukan konfirmasi akuntabilitas. Juru bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan: “Semua bukti forensik harus disimpan dengan baik.”

Namun pada saat negeri Israel mengintensifkan serangannya terhadap kota Rafah ke selatan, pasca menyembunyikan penyeberangan ke Mesir dan juga mengurangi kemungkinan penempatan tim atau peralatan forensik ke Gaza, website pemakaman digali serta bukti-bukti dikumpulkan secara sembarangan.

Para ahli mengutarakan masalah terhadap lokasi-lokasi yang digunakan kemungkinan besar menjadi bukti kejahatan peperangan akan menyebabkan pencarian kebenaran berubah menjadi lebih besar sulit – namun tidaklah semua harapan akan keadilan hilang.

7 Kebenaran yang tersebut Terungkap dari Kuburan Massal dalam Gaza

1. Jenazah di dalam Kuburan Massal Tidak Bisa Dikenali

7 Kebenaran yang mana Terungkap dari Kuburan Massal ke Gaza

Foto/AP

Tiga kuburan massal telah lama ditemukan ke Kompleks Medis Nasser di dalam Khan Younis, tiga di Rumah Sakit al-Shifa ke Pusat Kota Wilayah Gaza serta satu di Rumah Sakit Kamal Adwan dalam Beit Lahiya.

Mohammad Zaanin, anggota Perlindungan Sipil Palestina di Gaza, mengungkapkan untuk Al Jazeera pada hari Kamis bahwa kuburan keempat berisi 42 jenazah sudah pernah ditemukan di dalam Rumah Sakit al-Shifa. Mayat-mayat yang dimaksud membusuk kemudian bukan dapat dikenali, namun beberapa di dalam antaranya miliki tanda pengenal atau diidentifikasi oleh kerabatnya dari sisa-sisa pakaian.

Tim Perlindungan Sipil sudah pernah mendokumentasikan sisa-sisa jasad yang dimaksud melalui foto dan juga video, bekerja dengan sedikit alat pelindung diri dan juga tanpa peralatan forensik. “Kami miliki beberapa kantong jenazah lalu sedikit peralatan untuk melindungi tangan lalu hidung kami, namun kenyataannya, ini adalah upaya lokal, lalu ini memberikan berbagai tekanan pada regu kami,” kata Zaanin.

Thani Nimr Abdel Rahman, yang digunakan bekerja di Pusat Hak Asasi Individu Al Mezan pada kamp pengungsi Jabalia ke Daerah Gaza kemudian sudah mengunjungi posisi pemakaman ke Rumah Sakit al-Shifa, menyatakan ia menyaksikan tanah digali menggunakan buldoser.

Sebelum pemukim terhenti dikuburkan kembali di tempat baru, kerabat warga yang dimaksud hilang mencari potongan pakaian pada sekitar jenazah sebagai tanda penduduk yang mereka itu cintai.

2. Banyak JenazahTak Terurus

7 Kebenaran yang Terungkap dari Kuburan Massal pada Gaza

Foto/AP

Artikel ini disadur dari 7 Kebenaran yang Terungkap dari Kuburan Massal di Gaza

CATEGORIES
TAGS
Share This