Afrika Selatan Minta Mahkamah Internasional Perintahkan tanah Israel Mundur dari Rafah

Afrika Selatan Minta Mahkamah Internasional Perintahkan tanah Israel Mundur dari Rafah

DEN HAAG – Afrika Selatan mengajukan permohonan Mahkamah Internasional (ICJ) pada hari terakhir pekan (10/5/2024) untuk memerintahkan tindakan darurat tambahan terhadap tanah Israel menghadapi serangan militernya terhadap Rafah dalam Jalur Gaza.

Dalam dokumen setebal 10 halaman yang diserahkan ke ICJ, Afrika Selatan memohon Pengadilan Global memerintahkan negeri Israel untuk “segera mengejutkan kemudian menghentikan serangan militernya di dalam Kegubernuran Rafah” lalu memfasilitasi “akses tanpa hambatan” terhadap bantuan kemanusiaan kemudian bantuan untuk penduduk di dalam Gaza, menurut bunyi dokumen itu.

Afrika Selatan juga menuntut masuknya “badan atau pejabat, penyelidik, kemudian jurnalis yang tersebut diberi mandat internasional” ke negara yang dimaksud untuk tujuan “menyimpan bukti”.

Afrika Selatan juga mengajukan permohonan tanah Israel memaparkan laporan terbuka terhadap ICJ pada waktu satu pekan sejak Jumat, yang tersebut merinci tindakan-tindakan yang dimaksud telah terjadi diambil tanah Israel untuk mematuhi “semua tindakan sementara sebelumnya” yang tersebut dirinci pengadilan.

Tindakan darurat yang digunakan diambil itu merupakan tambahan dari perkara genosida tanah Israel yang mana sedang berlangsung di pengadilan tinggi PBB ke Den Haag, di dalam mana Afrika Selatan menuduh tanah Israel melakukan tindakan genosida terhadap warga Palestina.

Keputusan sementara awal tahun ini memerintahkan negara Israel mengambil tindakan untuk menjaga dari tindakan genosida di dalam Daerah Gaza namun tidak ada memerintahkan tanah Israel menghentikan operasi militer, salah satu tuntutan utama Afrika Selatan pada persoalan hukum tersebut.

Pengadilan berpendapat Afrika Selatan mengajukan tindakan hukum yang tersebut masuk akal yang digunakan menunjukkan tanah Israel sudah menunjukkan niat melakukan genosida.

Permintaan agar negara Israel segera mengejutkan diri juga menghentikan serangan militer pada Rafah menambah ketentuan ini.

Menunggu Keputusan ICJ

Sembilan tindakan sementara yang dimaksud diminta Afrika Selatan di antaranya penghentian segera operasi militer di dalam Gaza, menghindari pemindahan paksa warga Palestina, menghentikan pembatasan apa pun terhadap bantuan kemanusiaan yang mana memasuki wilayah kantong tersebut, menahan diri dari melakukan genosida serta menghasutnya, kemudian menghindari penghancuran bukti-bukti kejahatan yang digunakan dituduhkan di Gaza.

Dalam tindakan sementara tersebut, yang mana dilaksanakan pada tanggal 26 Januari, ICJ memutuskan negeri Israel harus mengambil tindakan untuk mengurangi tindakan yang digunakan salah satunya pada Pasal II Konvensi Genosida.

Artikel ini disadur dari Afrika Selatan Minta Mahkamah Internasional Perintahkan Israel Mundur dari Rafah

CATEGORIES
TAGS
Share This