Agus Rahardjo: Calon Pansel KPK harus memiliki kredibilitas

Agus Rahardjo: Calon Pansel KPK harus memiliki kredibilitas

DKI Jakarta – Ketua KPK Periode 2015-2019 Agus Rahardjo mengatakan, calon anggota Panitia Seleksi (Pansel) untuk pimpinan KPK periode 2024-2029 harus merupakan individu-individu yang digunakan memiliki kredibilitas di kompetensi dan juga integritas.

“Pimpinan pansel itu harus betul-betul anggota yang mana kredibel. Kredibel itu ditunjukkan dari kompetensi juga integritasnya,” kata Agus pada diskusi masyarakat Jelang Pembentukan Pansel Pimpinan juga Dewas KPK: Menakar Arah Pemberantasan Korupsi Jokowi yang tersebut dipantau secara daring di Jakarta, Minggu.

Agar dapat memilih calon pemimpin yang berkualitas, ia menyarankan bagi pansel yang digunakan nanti terpilih untuk tidak ada cuma memberikan penilaian berdasarkan pengetahuan secara teknis, tetapi juga didasarkan pada kompetensi secara global serta umum juga integritas individu.

Saat ini, menurutnya, independensi berubah jadi nilai yang digunakan sangat penting di memilih calon pemimpin KPK. Ia bercerita, ketika dirinya masih menjabat sebagai Ketua KPK, ia mendapatkan keluhan terkait banyaknya penyidik di KPK yang dimaksud berafiliasi dengan pendatang luar.

Afiliasi yang disebutkan dinilai akan mengakibatkan conflict of interest atau konflik kepentingan. Ia pun berharap bukan ada lagi pimpinan KPK yang terafiliasi dengan lembaga lainnya, seperti kejaksaan maupun kepolisian.

“Betul-betul independen kemudian kompeten. Itu yang kita harapkan,” ujarnya.

Ia juga menyarankan agar KPK lalu pemerintah kembali menguatkan kerja identik agar sanggup melahirkan kebijakan-kebijakan yang efektif pada upaya memberantas korupsi.

“KPK itu selalu bekerja erat dengan pemerintah. Bergerak dengan terkait apa yang perlu disentuh oleh KPK agar nanti yang dimaksud menjadi programnya pemerintah, mampu berjalan dengan lancar,” kata dia.

Diketahui, masa jabatan pimpinan KPK kemudian Dewan Pengawas lembaga antirasuah akan berakhir pada bulan Desember 2024. Berdasarkan ketentuan, Presiden akan membentuk panitia seleksi untuk menyaring pimpinan KPK periode berikutnya.

Pansel akan bertugas menyeleksi calon pimpinan KPK, kemudian mengutarakan hasil seleksi ke DPR RI untuk melakukan tes uji kepatutan kemudian kelayakan (fit and proper test).

Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana memaparkan bahwa keanggotaan pansel yang dimaksud akan berjumlah 9 pendatang yang digunakan terdiri berhadapan dengan 5 penduduk dari unsur pemerintah kemudian 4 pemukim dari unsur komunitas yang akan ditetapkan melalui langkah Presiden.

Saat ini Presiden Joko Widodo sedang nama-nama calon anggota Pansel KPK lalu nama-nama yang dimaksud akan diinformasikan pada akhir bulan Mei.

Artikel ini disadur dari Agus Rahardjo: Calon Pansel KPK harus memiliki kredibilitas

CATEGORIES
TAGS
Share This