Bocah Kelas 10 Hal ini Dihukum Penjara 5 Tahun sebab Berafiliasi dengan ISIS

Bocah Kelas 10 Hal ini Dihukum Penjara 5 Tahun sebab Berafiliasi dengan ISIS

KUWAIT CITY – Seorang siswa kelas10 pada Kuwait dihukum lima tahun penjara menghadapi tuduhan berafiliasi dengan ISIS atau Daesh. Hukuman yang dimaksud dijatuhkan oleh Pengadilan Remaja setempat.

Selain dituduh mempunyai hubungan dengan organisasi terlarang ISIS, bocah laki-laki tesebut juga dituduh terlibat di rencana pengeboman Husseiniya (situs ibadah Muslim Syiah) ke Mubarak Al Kabeer.

Meski dibebaskan dari tuduhan merugikan kepentingan negara, siswa yang digunakan identitasnya dilindungi oleh hukum yang dimaksud menghadapi konsekuensi berat akibat afiliasinya dengan kelompok ekstremis.

Mengutip Gulf News, Hari Minggu (12/5/2024), selama persidangan pada 9 Mei 2024, siswa yang disebutkan membantah mengambil langkah apa pun yang mana dapat ditindaklanjuti untuk melaksanakan rencana pengeboman yang dimaksud lalu menegaskan bahwa ia tidak ada miliki substansi peledak.

Menurutnya, belum ada kemajuan yang mana melampaui tahap perencanaan tersebut.

Jaksa Penuntut Umum, melalui Departemen Perlindungan Anak—bagian dari otoritas kejaksaan—, sudah mengajukan tuntutan terhadap terdakwa berdasarkan aktivitasnya dari Januari 2023 hingga Februari 2024.

Aktivitas yang dimaksud di antaranya memasarkan ideologi ISIS, menyebarkan informasi mengenai pembuatan alat peledak, lalu menghasut perselisihan sektarian melalui media media sosial seperti Telegram serta WhatsApp.

Tindakan pelajar yang dimaksud mencakup advokasi kekerasan terhadap sekte agama tertentu juga secara terbuka mengecam pemimpin negara di dalam depan umum.

Artikel ini disadur dari Bocah Kelas 10 Ini Dihukum Penjara 5 Tahun karena Berafiliasi dengan ISIS

CATEGORIES
TAGS
Share This