Draf RUU TNI: Usia Pensiun Anggota TNI Diperpanjang Jadi 60-65 Tahun

Draf RUU TNI: Usia Pensiun Anggota TNI Diperpanjang Jadi 60-65 Tahun

JAKARTA – Masa usia pensiun anggota Tentara Nasional Negara Indonesia (TNI) bertambah berubah menjadi 60 tahun bagi Perwira lalu 58 tahun bagi prajurit berpangkat Bintara dan juga Tamtama. Khusus untuk jabatan fungsional batas usia pensiun sanggup mencapai 65 tahun. Hal itu tertera pada draf Rancangan Undang-Undang (RUU) TNI yang mana digodok DPR.

Penambahan batas masa pensiun prajurit itu tertera pada Pasal 53 ayat (1) RUU TNI. Berdasarkan draf yang diperoleh, batas usia pensiun TNI berubah menjadi 60 tahun bagi Perwira lalu 58 tahun bagi prajurit berpangkat Bintara juga Tamtama.

Sebelumnya, pada Pasal 53 UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, masa usia pensiun bagi Perwira yakni 58 tahun kemudian 53 tahun bagi prajurit berpangkat Bintara dan juga Tamtama.

“Prajurit melaksanakan dinas keprajuritan sampai usia paling lebih tinggi 60 (enam puluh) tahun bagi Perwira lalu paling besar 58 (lima puluh delapan) tahun bagi Bintara serta Tamtama,” bunyi Pasal 53 ayat (1) RUU TNI disitir Selasa (28/5/2024).

Berbeda dengan UU TNI, draf RUU TNI yang diusulkan jadi inisiatif DPR ini juga memuat lima ayat tambahan di di Pasal 53. Sementara di dalam UU TNI, klausul di Pasal 53 tak ada ayat.

Kelima ayat tambahan itu mengatur tentang usia pensiun TNI juga perpanjangan masa dinas baik bagi jabatan fungsional maupun perwira bintang empat. Adapun kelima ayat tambahan pada Pasal 53 sebagai berikut:

(1) Prajurit melaksanakan dinas keprajuritan sampai usia paling lebih tinggi 60 (enam puluh) tahun bagi Perwira kemudian paling lebih tinggi 58 (lima puluh delapan) tahun bagi Bintara kemudian Tamtama.

(2) Khusus untuk jabatan fungsional, prajurit dapat melaksanakan dinas keprajuritan sampai usia paling besar 65 (enam puluh lima) tahun sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

(3) Khusus untuk perwira membesar bintang 4 (empat), prajurit dapat diperpanjang masa dinas keprajuritannya maksimal 2 (dua) kali yang ditetapkan dengan Keputusan Presiden.

(4) Perpanjangan masa dinas keprajuritan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) berlaku paling lama 2 (dua) tahun dan/atau dapat diperpanjang kembali sesuai dengan persetujuan Presiden.

(5) Ketentuan tambahan lanjut mengenai masa dinas keprajuritan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) sampai dengan ayat (4) diatur dengan Peraturan Pemerintah.

Artikel ini disadur dari Draf RUU TNI: Usia Pensiun Anggota TNI Diperpanjang Jadi 60-65 Tahun

CATEGORIES
TAGS
Share This