Kriminal kemarin, praperadilan Siskaeee hingga jenazah di dalam peti kemas

Kriminal kemarin, praperadilan Siskaeee hingga jenazah di dalam peti kemas

IndoPolitik.com – Ibukota Indonesia – Sejumlah berita kriminal di area Jakarta, Selasa (16/1) kemarin, terkait gugatan praperadilan Siskaeee hingga mayat wanita di peti kemas, dapat disimak kembali pada rangkuman sebagai berikut:

Ini penegasan Polda Metro terkait gugatan praperadilan Siskaeee

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menegaskan siap menghadapi gugatan praperadilan yang digunakan diajukan oleh dituduh tindakan hukum film porno, Francisca Candra Novitasari atau Siskaeee.

 
"Penyidik melalui Area Hukum (Bidkum) Polda Metro Jaya siap untuk menghadapi gugatan praperadilan dimaksud, " katanya ketika ditemui di dalam Polda Metro Jaya, Selasa.

Baca selengkapnya

Polisi panggil terperiksa film porno Siskaeee Hari Jumat pekan ini

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak akan memanggil satu terperiksa pemeran wanita film porno yaitu Candra Novita Sari alias Siskaee pada Hari Jumat (19/1).

 
"Penyidik telah lama menimbulkan kemudian mengirimkan surat panggilan terdakwa yang tersebut kedua untuk terdakwa S (Siskaeee) yang dimaksud merupakan 'talent' wanita untuk jadwal pemeriksaan pada Hari Jumat 19 Januari 2024 pukul 09.00 Waktu Indonesia Barat dalam ruang riksa subdit siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, " ucapnya ketika ditemui di area Polda Metro Jaya, Selasa.

Baca selengkapnya

Polisi langkah tegas pengendara berknalpot brong

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman akan menindak tegas para pengendara, baik roda dua dan juga empat, berknalpot brong.

 
"Sanksi tilang serta tentunya sesuai dengan Undang-Undang yang tersebut ada, akan kita tertibkan. Tidak boleh knalpot brong itu, " katanya pada waktu ditemui di dalam Polda Metro Jaya, Selasa.

Baca selengkapnya

Polres Pelabuhan Tanjung Priok usut temuan jenazah di tempat peti kemas

Polres Pelabuhan Tanjung Priok mengusut temuan jenazah wanita yang digunakan nyaris menjadi kerangka pada di peti kemas kosong dan juga bukan digembok pada terminal bongkar-muat pelabuhan di dalam DKI Jakarta Utara itu.

 
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Pelabuhan Tanjung Priok Iptu I Gusti Ngurah Putu Krishna Narayana di tempat DKI Jakarta Utara, Selasa, mengatakan, dari hasil visum, sementara diketahui bahwa jenazah yang dimaksud memiliki rentang usia antara 50-55 tahun.
 
"Mayat dipastikan perempuan paruh baya sekitar 50 tahun, perawakan 150-160 cm, rambut ikal kemudian dermis gelap," kata Ngurah di dalam Markas Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Ibukota Utara, Selasa malam.

Baca selengkapnya

CATEGORIES
TAGS
Share This