Mengadu ke Komisi III DPR, Dewas KPK Ngaku Hambatan Akses Angka 2 Tahun Terakhir

Mengadu ke Komisi III DPR, Dewas KPK Ngaku Hambatan Akses Angka 2 Tahun Terakhir

JAKARTA – Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengadu ke Komisi III DPR ihwal sulitnya mengakses data terkait KPK . Tantangan yang dimaksud dialami Dewas selama dua tahun terakhir.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Dewas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean ketika rapat kerja (Raker) bersatu Komisi III DPR ke ruang rapat Komisi III DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Ibukota Indonesia Pusat, Rabu (5/6/2024).

“Dalam dua tahun terakhir ini akses kami untuk mendapatkan data-data itu juga telah mulai sulit,” ujar Tumpak.

Untuk akses data, kata Tumpak, harus mendapat persetujuan dari Pimpinan KPK. Ia melanjutkan hal itu merupakan ketentuan dari komisioner KPK.

“Kami peroleh oleh sebab itu ada ketentuan pada Pimpinan KPK, pemberian dokumen atau data tercatat itu harus melalui persetujuan Pimpinan KPK,” tutur Tumpak.

Dewas, kata Tumpak, biasanya cukup meminta-minta melalui kedeputian atau kesekjenan maka data akan diberikan dengan mudah. Sulitnya mendapatkan data ini berubah jadi kendala bagi Dewas.

“Yang selama ini kami sanggup minta hanya untuk deputi ‘tolong kami minta, sekjen tolong kami minta’, dikasih. Tapi dua tahun terakhir ini sudah ada ditutup, harus melalui Pimpinan KPK. Kami merasa itu suatu kendala,” tandas Tumpak.

Artikel ini disadur dari Mengadu ke Komisi III DPR, Dewas KPK Ngaku Kesulitan Akses Data 2 Tahun Terakhir

CATEGORIES
TAGS
Share This