Museum Hunan menyingkap akses basis data digital makam berusia 2.000 tahun

Museum Hunan menyingkap akses basis data digital makam berusia 2.000 tahun

IndoPolitik.com – Changsa – Museum Hunan membuka akses basis data digital terkait Makam Mawangdui yang tersebut terkenal di tempat dunia untuk perguruan tinggi lalu perusahaan pada Hari Senin (8/1), menjadikannya museum terbaru di tempat China yang mana bertujuan mengubah temuan arkeologis menjadi merek budaya yang mana populer.

Museum yang berlokasi di tempat Provinsi Hunan, China tengah, itu mengizinkan dua perguruan tinggi juga 12 perusahaan, termasuk sebuah merek minuman teh yang tersebut populer dan juga media video daring Mango TV, untuk secara bebas memanfaatkan sumber daya digital Mawangdui.

Terletak di tempat Changsha, ibu kota Provinsi Hunan, Mawangdui merupakan lokasi makam megah Marquis Dai pada era Dinasti Han (202 SM-220 M), beserta istri kemudian putranya.

Portal itu menarik perhatian internasional pada 1970-an ketika kelompok peneliti membuka sebuah peti terhenti kemudian menemukan jenazah wanita yang tidaklah menunjukkan adanya tanda-tanda pembusukan. Jenazah tersebut, yang tersebut pada waktu ini diawetkan dalam museum itu, diyakini merupakan individu wanita bernama Lady Xin Zhui, istri Marquis Dai.

Museum itu pada Hari Senin juga menyetujui secara resmi perjanjian dengan lebih tinggi dari 30 regu pada lapangan usaha kreatif lalu budaya untuk mengembangkan produk-produk digital yang tersebut berkaitan dengan keberadaan pada 2.000 tahun silam, mengambil inspirasi dari 3.000 tambahan artefak yang dimaksud ditemukan di tempat makam tersebut, termasuk garmen, alat musik, dan juga resep medis yang tersebut pernah digunakan pada masa Dinasti Han. 

CATEGORIES
TAGS
Share This