Pantau Kapal Penangkap Ikan Dari Cina, Angkatan Laut Chili Kerahkan Kapal Selam Scorpene Class

Pantau Kapal Penangkap Ikan Dari Cina, Angkatan Laut Chili Kerahkan Kapal Selam Scorpene Class

Lazimnya kapal selam digunakan untuk misi intai yang bersifat strategis, namun ada yang unik dari Angkatan Laut Chili yang mengerahkan kapal selam Scorpene class untuk misi mengawasi kehadiran kapal penangkap ikan laut dalam dari Cina.

Angkatan laut Chile baru-baru ini menggelar Oceanic Fisheries Control Operation (OFPO) di Juan Fernández Island Marine Park. Untuk itu, Angkatan Laut Chili mengumumkan bahwa salah satu kapal selam serang diesel-listrik Scorpene class dikerahkan untuk operasi pengawasan ini. Tujuannya untuk secara cermat memantau pergerakan dan operasi armada kapal penangkapan ikan Cina di perairan taman laut tersebut.

Misi OFPO merupakan bagian integral dari strategi maritim Chili, yang bertujuan untuk memantau dan mengatur armada penangkapan ikan nasional dan internasional yang beroperasi di wilayah laut Chili. Operasi-operasi ini memastikan kepatuhan terhadap perjanjian internasional, memperkuat perlindungan cagar alam laut, dan pada akhirnya berkontribusi pada integritas dan kedaulatan wilayah negara.

Berbicara mengenai pentingnya operasi ini, Angkatan Laut Chile menekankan bahwa upaya tersebut sangat penting untuk kepatuhan Chile terhadap perjanjian internasional. Hal ini tidak hanya melindungi cagar alam laut dan berkontribusi terhadap pembangunan nasional tetapi juga sejalan dengan komitmen negara terhadap pengelolaan sumber daya laut.

Hal ini terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap aktivitas armada penangkapan ikan laut dalam Cina yang berlayar hingga kawasan Pasifik Selatan.

Dikutip defence-blog.com (20/12/2023), armada kapal penangkap ikan laut dalam Cina, menjadi yang terbesar di dunia dan sedang menjarah Pasifik Selatan, mereka dengan rakus mengambil tuna sebanyak-banyaknya, termasuk spesies yang terancam punah.

Laporan terbaru menunjukkan bahwa kehadiran kapal penangkapan ikan dari Cina telah mengalami peningkatan yang belum pernah terjadi sebelumnya, meningkat lebih dari 500 persen sejak tahun 2012. Ekspansi yang cepat ini telah menimbulkan kekhawatiran dalam industri perikanan, dengan para ahli menyatakan kekhawatiran tentang potensi dampaknya terhadap industri tuna di Pasifik, yang bernilai sekitar US$3 miliar setiap tahunnya.

Angkatan Laut Chili saat ini mengoperasikan dua unit Scorpene class – O’Higgins SS-23 dan dan Carrera SS-22. Masing-masing kapal selam tersebut baru bergabung ke arsenal Angkatan Laut Chili pada tahun 2005 dan 2006. Selain Scorpene class, Angkatan Laut Chili juga mengoperasikan dua unit kapal selam Type 209/1400 buatan Jerman – Thomson SS-20 dan Simpson SS-21, yang keduanya bergabung di Angkatan Laut Chili pada tahun 1984.

Angkatan Laut Chili menyebut kapal selam Scorpene class milik mereka adalah salah satu yang tercanggih di dunia saat ini. Scorpene class dilengkapi enam tabung torpedo, dan dalam sekali berlayar dapat membawa 18 torpedo kelas berat kaliber 533 mm, 4 rudal anti kapal SM-39 Exocet.

CATEGORIES
TAGS
Share This