Polisi sebut pengembalian berkas Firli Bahuri sedang pada proses

Polisi sebut pengembalian berkas Firli Bahuri sedang pada proses

IndoPolitik.com – untuk memenuhi materi yang disebutkan pada minggu ini ada pemeriksaan dari banyak saksi

Jakarta –

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menyebut  pengembalian berkas persoalan hukum dugaan pemerasan yang melibatkan mantan Ketua KPK Firli Bahuri ke Kejati DKI sedang berproses.

 

"Kami update, bahwa pada minggu ini kelompok penyidik gabungan Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya juga Dittipidkor Bareskrim Polri,  sedang memenuhi beberapa materi petunjuk P19 dari kantor kejati DKI Ibukota yang digunakan menangani perkara a quo, " kata Ade  Safri saat dikonfirmasi pada Jakarta, Rabu.

 

Ade Safri menjelaskan untuk memenuhi materi yang dimaksud pada minggu ini ada pemeriksaan dari beberapa saksi.

 

"Jadi pada minggu ini ada beberapa program pemeriksaan saksi yang mana harus kami lakukan termasuk ada konfrontasi serta juga sudah pernah dijadwalkan, " katanya.

 

"Salah satunya kemarin telah terjadi dilayangkan dan juga diterima surat panggilan terhadap dituduh FB untuk jadwal pemeriksaan pada hari terakhir pekan (19/1) pukul 09.00 dalam ruang riksa Ditipidkor Bareskrim Polri, lantai 6," sambung Ade Safri.

 

Mantan Kapolrestabes Surakarta yang dimaksud juga menyampaikan tiada ada kendala di memenuhi berkas yang dimaksud serta pihaknya akan secepatnya merampungkan petunjuk P19 dari JPU Kejati DKI Jakarta.

 

"Sampai ketika ini tidak ada ada kendala terkait dengan pemenuhan materi petunjuk P19 dari JPU pada Kantor Kejati DKI DKI Jakarta yang tersebut melakukan penanganan perkara a quo, " tegasnya.

 

Kejaksaan Tinggi DKI DKI Jakarta memohonkan Polda Metro Jaya segera mengirim kembali berkas persoalan hukum dugaan pemerasan oleh Firli Bahuri terhadap Syahrul Yasin Limpo (SYL) dikarenakan mendekati tenggat waktu pengembalian berkas, yakni Kamis (11/1).

 

"Betul! Tenggat waktu sampai Kamis (11/1)," kata Pelaksana Harian (Plh) Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta, Herlangga Wisnu.saat dikonfirmasi pada Jakarta, Selasa (9/1)

 

Herlangga menjelaskan bahwa hal yang disebutkan sesuai Pasal 138 ayat (2) Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), yakni dua pekan sejak berkas yang dimaksud dikembalikan ke penyidik.

 

Penyidik berkewajiban memulihkan lagi berkas perkara 14 hari setelahnya pengembalian berkas (setelah berkas diterima penyidik).

"Kalau di dalam pada KUHP maupun KUHAP itu berlaku hari kalender," katanya.

CATEGORIES
TAGS
Share This