#
Saksi di Sidang SYL Akui Ditjen Tanaman Pangan Bayar Tagihan Rp105 Juta, Termasuk untuk Keris Emas

Saksi di Sidang SYL Akui Ditjen Tanaman Pangan Bayar Tagihan Rp105 Juta, Termasuk untuk Keris Emas

JAKARTA – Kepala Bagian (Kabag) Umum Direktorat Jenderal (Ditjen) Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) Edi Eko Sasmito mengaku pihaknya pernah diminta untuk membayar tagihan yang digunakan salah satunya keris emas senilai Rp105 juta. Hal itu diungkapkannya di mana berubah menjadi saksi pada sidang dugaan pemerasan juga gratifikasi dalam lingkungan Kementan.

Awalnya, Jaksa pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menanyakan Eko perihal pembayaran keris emas yang mana tercatat di alat bukti nomor 23. Eko menjelaskan, total yang disebutkan diterima berdasarkan tagihan yang tersebut ia terima oleh mantan Koordinator Substansi Rumah Tangga Kementan Arief Sopian.

Tidak hanya saja keris, di tagihan yang mana harus ‘diselesaikan’ Ditjen Tanaman Pangan Kementan itu tercantum juga pembayaran lain. “Terus ini pembayaran keris nomor 23, Rp105 jt ini?” tanya Jaksa ke ruang sidang Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (15/5/2024).

“Ini saya dapetnya juga rincian,” jawab saksi.

“Keris ini keris apa ini? Keris atau nama tempat?” cecar Jaksa.

“Yang dari Pak Arief Sopian pernah ke saya itu pembelian keris emas,” jawab saksi.

“Oh keris emas, dari Pak Arief Sopian tagihannya?” tanya Jaksa lagi.

“Tagihannya jadi ada keris, ada buat khitanan, ada buat bunga, ada buat operasional, kalau tidak ada salah ingat saya empat itu yang tersebut dimintakan ke kita,” papar saksi.

Eko mengaku, terkait permintaan yang dimaksud pihaknya semata-mata memberikan uang yang digunakan diminta tanpa mengetahui lebih besar lanjut tujuan dari barang-barang yang tersebut dimaksud. “Intinya pembayaran pemakaian oleh Pak Arief Sopian?” tanya Jaksa.

“Iya,” jawab Saksi.

Dalam sidang tersebut, SYL duduk sebagai terdakwa bersatu dua anak buahnya, yakni Kasdi Subagyono juga Muhammad Hatta. Dalam surat dakwaan, diduga SYL menerima gratifikasi senilai Rp44,5 miliar.

Jumlah yang dimaksud didapatkan dari ‘patungan’ pejabat eselon I serta 20 persen dari anggaran di dalam per individu Sekretariat, Direktorat, kemudian Badan pada Kementan.

Artikel ini disadur dari Saksi di Sidang SYL Akui Ditjen Tanaman Pangan Bayar Tagihan Rp105 Juta, Termasuk untuk Keris Emas

CATEGORIES
TAGS
Share This