Survei Indikator: Efek Elektoral Kecil, Debat Cawapres Tak Banyak Mengubah Keputusan Pemilih

IndoPolitik.com – Jakarta – Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei teranyar usai debat capres-cawapres yang dipersepsikan memenangi debat. Dalam survei itu, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, Gibran Rakabuming Raka, lalu Mahfud Md disebut memenangi debat cawapres menurut basis pemilih masing-masing.

Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, mengungkapkan faktor partisan menjelaskan alasan pemilih cenderung tak bergeser pasca menyaksikan debat. “Orang nonton debat itu telah punya iman elektoral,” ucapnya di acara rilis survei yang tersebut disiarkan secara daring, Selasa, 26 Desember 2023.

Dalam survei itu, sebanyak 74,1 persen pendukung Anies-Muhaimin menilai Cak Imun menang debat, 67,8persen pendukung Prabowo-Gibran menilai Gibran yang digunakan menang, lalu 53,6 persen pendukung Ganjar-Mahfud menilai Mahfud yang dimaksud menang. Pola sejenis berlaku untuk persepsi basis pemilih terhadap pemenang debat capres.

Kendati begitu, Burhanuddin tetap saja menilai acara debat sebagai faktor penting di Pemilihan Umum 2024. Dari sana, umum sanggup mengetahui visi misi, acara kerja, lalu kemampuan artikulasi setiap capres. “Meski kecil efek elektoralnya, bukanlah berarti bukan ada,” ujarnya. Dia menyampaikan ada sekitar 18–23 persen swing voter yang mana dapat terpengaruh oleh debat.

Perihal elektabilitas, Prabowo-Gibran unggul dengan 46,7 persen. Sementara itu, Ganjar-Mahfud memperoleh ucapan sebesar 24,5 persen dan juga Anies-Muhaimin sebesar 21 persen. Namun, peringkat kedua serta ketiga itu di margin of error, yakni sebesar 2,9 persen.

Target populasi survei ini adalah warga negara Indonesia yang mana berusia 17 tahun ke berhadapan dengan atau telah menikah dan juga miliki telepon/cellphone, sekitar 83% dari total populasi nasional. Survei dilaksanakan pada 23–24 Desember 2023.

Sampel sebanyak 1217 responden dipilih melalui kombinasi metode Random Digit Dialing (RDD) sebanyak 265 responden) dan juga Double Sampling (DS) sebanyak 952 responden. RDD adalah proses pembangkitan nomor telepon secara acak, sementara DS adalah pengambilan sample secara acak dari kumpulan data hasil survei tatap muka yang mana dijalankan sebelumnya.

Margin of error survei diperkirakan ± 2.9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen, asumsi simple random sampling. Wawancara dengan responden dilaksanakan lewat telepon oleh pewawancara yang dimaksud sudah ada terlatih dan juga profesional.

Debat cawapres pada Hari Jumat waktu malam kemarin dihadiri oleh oleh Gibran Rakabuming Raka, Muhaimin Iskandar serta Mahfud Md. Mereka mengeksplorasi perihal dunia usaha kerakyatan, perekonomian digital, keuangan, investasi, pajak, perdagangan, pengelolaan APBN-APBD, juga infrastruktur lalu perkotaan. Dua moderator yang memandu debat semalam adalah Liviana Cherlisa kemudian Alfito Deannova.

CATEGORIES
TAGS
Share This